Dalam kehidupan di muka bumi ini manusia membutuhkan bantuan dan pertolongan dari Tuhan maupun dari makhluk ciptaan-Nya.
Tuhan menciptakan semua makhluk-Nya saling membutuhkan atau saling berkaitan antara satu dengan lainnya karena mereka diciptakan sangat berguna dan bermanfaat. Tuhan menginginkan manusia dapat saling berdamai dengan mengasihi alam semesta dan sesamanya dengan menjaga kelestarian lingkungan dan banyak-banyak berterima kasih atas manfaat yang sudah dirasakan. Alam dan bumi tempat kita berpijak kini semakin rapuh karena ulah dari manusia yang lebih memilih merusak bumi demi mencari keuntungan dan kepuasannya.
Banyak manusia – manusia serakah yang meraup untung besar tanpa peduli pada bumi dan sesamanya. Kini bumi dan alam telah mengalami kerusakan disana-sini yang akibatnya merugikan bagi banyak makhluk ciptaan Tuhan, yang seharusnya mendapatkan perlindungan tetapi kini mereka banyak dimusnahkan oleh kesombongan manusia.
Banyak hal yang sudah terjadi dimasa kini dengan banyak manusia yang telah mengalami kemungkaran dan kekufuran, kezholiman dimana-mana serasa manusia kini menjauh dari Tuhan.
Banyak manusia menyeru dan mengelu-elukan nama besar Tuhan tetapi ternyata semua itu hanya dilisannya saja karena di hati mereka masih banyak kebusukan terpendam seperti nafsu amarah, rasa iri dengki, rasa dendam, rasa ingin menjadi terdepan atau terpopuler, terutama perihal uang….uang…. dan uang…….
Banyak manusia melakukan ibadah tetapi cenderung hanya melaksanakannya sebagai kewajiban dan tampak luarnya saja yang ibadah tetapi hatinya tetap hampa dan gersang. Maka banyak manusia berteriak-teriak mengatasnamakan Tuhan untuk melampiaskan keinginan dan kepuasannya demi tujuan keduniaan yang sebenarnya menyesatkan dan Tuhan sangat membenci manusia tersebut karena menjual nama-Nya.
Manusia dengan seenaknya saja menjual Nama Besar dan menjual Ayat-ayat Tuhan demi meraih keuntungan bagi dirinya, sepertinya Tuhan teman mainnya yang dapat seenaknya di seru untuk menganiaya atau mencari untung bagi dirinya. Seandainya manusia mengetahui betapa sangat murka Tuhan di perlakukan demikian oleh makhluk ciptaan-Nya, maka azab berupa bencana dan musibah akan ditimpakan kepada pelaku-pelaku tersebut tanpa mereka sadari.
Manusia sombong dan angkuh merasa dia yang paling tahu dan benar tanpa mempergunakan lagi hati nurani dengan berkasih sayang menghadapi segala sesuatu tetapi mereka lebih mengandalkan akal pikirannya dan lebih percaya pada bujuk rayu iblis maka kini semakin Nampak jelas terlihat manusia banyak yang terjerumus dalam lembah dosa dan mereka menikmatinya.
Sangat miris melihat keadaan bumi, alam dan manusianya yang semakin terlihat rapuh dan mendekati kehancuran secara nyata.
Anak-anakku yang terkasih……
Tuhan Sang Maha Pencipta sangat mengasihi makhluk ciptaan-Nya maka Ia banyak memberi peringatan berupa ujian, cobaan, bencana dan musibah agar manusia ciptaan yang paling dikasihi menyadari kesalahan dan kelalaianya lalu berupaya untuk memperbaiki dan merubah dirinya menjadi lebih baik dan berusaha untuk mengenal Sang Penciptanya dan berusaha untuk meraih cinta Tuhan.
Manusia membutuhkan pengorbanan demi meraih apa yang di inginkannya terutama demi meraih kasih sayang dan cinta Tuhan, untuk meraih cinta dari manusia pun membutuhkan pengorbanan. Sangat merugi bagi manusia yang tidak berupaya untuk mengenal dan mencintai Tuhan karena Tuhan akan menyelamatkan manusia agar dapat menempati surga-Nya atau dapat berdampingan di Arasy jika manusia tersebut mengenal dan mencintai-Nya.
Sebelum manusia mengenal Tuhan tentunya dia harus mengenal dan mengasihi diri dan sesamanya juga makhluk ciptaan Tuhan, jika manusia sudah mengenal dirinya bahwa di dalam tubuh manusia terdapat begitu banyak senyawa-senyawa zat yang membuat manusia hidup karena kasih sayang Tuhan maka manusia seharusnya tidak saling menyakiti, membunuh atau menganiaya dan lain sebagainya.
Tuhan mempunyai criteria yang dapat menyelamatkan manusia apabila ada pengorbanan tulus ikhlas dari manusia atau dapat dikategorikan manusia takwa yang selamat adalah manusia yang :
- Mencintai Tuhan dalam setiap kesempatan dengan memberi ruang untuk Tuhan bersemayam di hatinya.
- Selalu ingat dan menyertakan Tuhan dalam setiap kesempatan dalam suka dan dukanya.
- Pemaaf ( dapat memaafkan kesalahan dirinya dan sesamanya termasuk kepada alam semesta,mempunyai hati bersih dari dendam dan amarah ).
- Kasih mengasihi kepada makhluk ciptaan Tuhan
- Ringan tubuh untuk makhluk ciptaan Tuhan
- Selalu bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan maupun makhluk ciptaan-Nya.
- Tidak mengukur untung rugi dalam hal apapun dapat berlapang hati.
- Jujur dan ikhlas
- Berusaha dan bekerja keras demi meraih kasih sayang Tuhan.
- Melemahkan diri dari segala keinginan yang mencelakakan
- Tidak berkhianat pada Tuhan dan makhluk ciptaan-Nya
- Pecinta kedamaian
Jika ingin manusia selamat tentunya harus mempidanakan diri dari segala keinginan yang dapat membuatmu celaka di alam keabadian kelak, seperti hal-hal berikut yang tidak disukai oleh Tuhan adalah sebagai berikut :
- Ingin meraup untung besar.
- Menggoda atau merayu untuk niat tak baik.
- Bergunjing.
- Bersilat lidah,berdebat untuk menjatuhkan lawan.
- Memamerkan sesuatu untuk kebanggaan.
- menceritakan aib baik dirinya maupun orang lain.
- Ingin tahu masalah orang lain.
- Ingin dipuji atau disanjung.
- Ingin terkenal.
- Ingin tampil dimuka.
- Ingin kaya.
- Ingin mati/ meninggal.
- Ingin menyakiti tubuh/tattoo/operasi plastik, dll.
- Ingin berzina.
- Ingin mabok/ minuman keras/obat-obatan/suntik.
- Ingin mencuri/merampok/mencopet/menjarah, dll
- Ingin membunuh.
- Ingin berjudi.
- Dll
Dengan kasih dan sayang Tuhan selalu mengarahkan umatnya untuk berjalan lurus dan tetap berpegang teguh pada keyakinan yang benar yaitu percaya dan yakin pada Tuhan dengan segenap akal budi dan hatimu untuk mau belajar dan mencari tahu jalan yang lurus agar manusia dapat selamat sampai di surga-Nya. Begitu banyak keinginan manusia yang tanpa disadari dapat mencelakakannya maka Tuhan memberikan cara untuk melindungi manusia dari segala keinginan yang mencelakan tersebut yaitu :
- Mendekatkan diri pada Tuhan segenap jiwa ragamu
- Menyelimuti diri dengan mengasihi diri dan sesama tanpa cela
- Menjaga pandangan, pendengaran dan lisan
- Perbanyak lakukan hal-hal yang berguna untuk Tuhan dan Umat
- Menutup rapat-rapat pintu dan jendela diri dari hal-hal yang negatif
- Padamkan keinginan lalu tinggalkan bujuk rayu yang menyesatkan
Anak-anakku yang terkasih……
Tidak bosan-bosan kami selalu menyeru untuk kalian segerakan dan ringankan tubuhmu untuk melakukan pertobatan dengan tulus, waktu manusia dimuka bumi tidak lama dan tidak ada yang tahu kapan ajal menjemput, jangan menyerah dan takut tobatmu tidak diterima tetapi yakinkan dalam diri Tuhan Maha Pengampun jika kamu dapat mengampuni dirimu dan sesamamu maka Tuhan akan mengampuni.
Jadilah manusia yang pemaaf dengan berlapang hati menjalani kehidupan, berkasih sayanglah dengan makhluk ciptaan Tuhan tanpa berharap imbalan.
Hai anak-anak muda yang mengaku pandai dan terpelajar sesungguhnya kau sudah kena bujuk rayu iblis dengan tidak lagi mempunyai kasih suka bertindak keji dan brutal dengan menghakimi semena-mena serasa kau yang paling benar dan hebat. sesungguhnya kau sedang menikmati siksa dunia sebelum siksa sebenarnya ditimpakan kelak karena kau sudah menjadi hakim untuk makhluk ciptaan Tuhan.
Hai anak muda…..
Gunakan hati nuranimu kemana akal budimu mengatakan kau beriman dan menyeru nama Tuhan dengan lantang dan berani mengatakan membela kaum lemah, membela agamamu berdalil ini dan itu tetapi sebenarnya kau sedang bermain-main dengan iblis untuk mencelakakan dirimu sendiri, sadarlah segera jangan turuti nafsu yang akan mencelakanmu di dunia dan alam keabadianmu…..
Kasihi dirimu, kasihi keluarga dan kasihi sesamamu mereka mempunyai hak dan kewajiban di dunia ini, jangan sia-siakan itu jadilah manusia yang berguna untuk Tuhan dan untuk umat.
Bersuka citalah jika mendapatkan pencerahan untuk memperbaiki diri janganlah negatif dahulu pada siapapun, ambilah sisi positifnya untuk memperbaiki diri, yakinkan dalam hati ketika ada nasehat baik bersyukur dan berterima kasih pada Tuhan.
TUHAN MAHA KASIH DAN INGIN MANUSIA SELAMAT
Filed under: Artikel - artikel Ditandai: | Agama, Ahlussunnah, aqidah, cinta, DAKWAH, iman, inspirasi, Islam, kasih, nurani, Puisi, remaja islam, Renungan, Sufi, syair