Matahari tampak bersinar cerah menerangi bumi…..
Awan putih berarak mengikuti tiupan angin nan lembut…..
Hamparan samudera terbentang luas tampak airnya sangat tenang. …
Sesekali ikan-ikan besar menyembulkan kepalanya asik bermain-main….
Kapal-kapal besar mengarungi samudera membawa banyak manusia….
Beragam tipe manusia dalam kapal menikmati perjalanannya …..
Manusia mempunyai maksud dan tujuan dalam mengarungi samudera…
Mereka sangat yakin harapan dan keinginannya akan terwujud……
Tak terdengar nama Tuhan diseru melihat keindahan samudera …
Celoteh ringan dan senda gurau dari mereka terdengar sangat ramai…..
Waktu terus merambat banyak manusia yang terlelap karena lelah…..
Dalam sekejap matahari tertutup awan yang sangat gelap……
Angin berhembus sangat kencang kapalpun menari-nari…..
Hujan turun sangat deras kilatan cahaya petir saling menyambar…..
Samudera nan tenang berubah menjadi sosok yang sangat menakutkan…..
Kecemasan bercampur takut nampak jelas terlihat dari manusia…..
Tampak dikejauhan gulungan ombak besar mengejar kapal besar….
Dalam sekejap ombak menghantam lalu kapalpun hilang kendali ….
Ketika manusia merasakan ketakutan barulah Tuhan diseru…
Terjadi hiruk pikuk kepanikan dari manusia untuk menyelamatkan diri…
Jerit tangis teriakan minta tolong memohon pertolongan dan bantuan….
Disaat terjepit barulah manusia ingat dan menyeru nama Tuhan ….
Memohon agar Tuhan menyelamatkannya dari maut …..
Kembali gulungan ombak besar menghadang menerjang kapal….
Kapal beserta isinya terbalik kemudian perlahan-lahan tenggelam…
Manusia tak bisa menyelamatkan dirinya dari musibah dan bencana….
Banyak manusia binasa dalam sekejap jika Tuhan berkehendak….
Harapan dan khayalan indahnya pupus sudah berganti duka cita….
Udara, daratan, lautan kepunyaan Tuhan Yang Maha Pencipta…..
Banyak manusia binasa karena kecelakaan di Udara …..
Banyak manusia binasa karena bencana di darat….
Banyak manusia binasa karena tenggelam di laut ….
Ada sedikit manusia yang diselamatkan oleh Tuhan dari bencana…..
Tuhan ingin menunjukkan Kebesaran-Nya kepada manusia….
Tuhan ingin manusia bersyukur dan berterima kasih….
Saudara-saudara semajelis yang terkasih……
Yang mengaku dirinya manusia maka wajib mengetahui bahwa dirinya adalah ciptaan Tuhan yang paling mulia dan terhormat diantara makhluk ciptaan Tuhan yang lain.
Bumi diciptakan oleh Tuhan dengan beragam macam isi kandungannya yang semuanya sangat berguna dan bermanfaat dengan maksud tujuan agar manusia dapat menikmati hidup sejahtera dan berkecukupan.
Manusia diberi akal pikiran dan karunia kepandaian sehingga dapat mengolah isi bumi menjadi sangat berguna dan bermanfaat bagi sesamanya.
Seluruh kepandaian manusia dalam hal apa saja sangat mutlak adalah pemberian dari Tuhan sehingga Tuhan sangat murka jika manusia mengatakan bahwa kepandaiannya adalah hasil jerih payahnya atau karena orang tuanya.
Coba renungkan siapa yang menggerakkan tubuhmu sehingga dapat bergerak, berjalan, menulis, makan, minum, buang hajat & mempunyai daya ingat agar menjadi pandai dapat mencapai tingkat pendidikan tertinggi dengan nilai terbaik, lalu menyandang banyak gelar. Bukan itu saja dalam hal biaya-biaya yang dikeluarkan oleh orangtua untuk dapat menyekolahkan anaknya sampai berhasil semua itu terjadi atas ijin Tuhan Yang Maha Mencukupi memberikan rejekinya kepada manusia dengan beragam cara tanpa manusia sadari.
Jika Tuhan tidak berkehendak maka semua itu tidak akan terjadi dan terlaksana maka sehebat apapun manusia adalah bukan hasil jerih payahnya atau karena keluarganya tetapi banyak mendapatkan karunia dari Tuhan yang seharusnya manusia banyak berterima kasih kepada Tuhan.
Tuhan sangat mengasihi dan menyayangi manusia dengan memberi begitu banyak kenikmatan-kenikmatan dan selalu mencukupi segala kebutuhannya tetapi Tuhan juga mempunyai keinginan yaitu agar manusia mau berterima kasih atas apa-apa yang sudah dinikmatinya.
Jangan menjadi manusia dungu jika akal pikiranmu mengatakan kenapa harus berterima kasih bukankah itu memang sudah rencana Tuhan !!!!!
Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan Yang Memberi Kita Hidup baik di dunia maupun di akherat kelak.
Sebenarnya manusia mempunyai kehidupan yang kekal yaitu Ruh sudah ada dan hidup sebelum dimasukan kedalam raga dan akan tetap hidup selamanya di surga atau neraka sebagai rumah keabadiannya.
Raga adalah wadah bagi ruh dan jiwa yang diciptakan oleh Tuhan untuk menguji tingkat keyakinan dan pengakuan mereka kepada penciptanya maka jika sudah tidak dibutuhkan lagi raga akan ditinggalkan lalu menjadi bangkai, hancur lebur binasa tetapi ruh dan jiwa tetap hidup kekal untuk mempertanggungjawabkan perbuatan raga.
Didalam raga begitu banyak senyawa-senyawa zat Tuhan yang membuat manusia dapat hidup. Seluruh senyawa-senyawa tersebut sangat patuh akan perintah Tuhan, mereka diminta untuk terus bekerja dengan tertib dan teratur tanpa henti baik ketika manusia terjaga maupun dalam tidurnya.
Yang membuat Tuhan murka adalah manusia selalu mengabaikan dan tidak menyadari bahwa semua yang ada didalam tubuh manusia adalah dibawah perintah Tuhan.
Tuhan dalam menguji manusia sangat mudah yaitu dengan memerintahkan kepada senyawa-senyawa-Nya agar ada yang tidak berfungsi maka manusia akan mengalami sakit dan terganggu segala aktifitasnya maka manusia hanya bisa berencana tetapi Tuhan jualah yang menentukan.
Seperti misalnya Tuhan akan memerintahkan kepada senyawa zat-Nya untuk :
- Tidak dapat buang hajat besar atau hajat kecil.
- Sirkulasi darah tidak sempurna mengakibatkan banyak efek terjadi.
- Syaraf-syaraf gusi atau gigi diminta untuk meradang.
- Otak kecil diminta untuk istirahat lalu apa yang terjadi dengan manusianya.
- Ginjal, jantung, liver, lambung, empedu dan lain sebagainya dengan mudah semua dapat dihentikan untuk sementara atau selamanya.
- Anggota tubuh akan patuh jika diperintah Tuhan agar tidak bergerak maka tubuh akan menjadi lumpuh baik sebelah atau seluruhnya.
- Mulut pun dapat dibuat mengunci, mata dapat dibuat tak melihat, telinga dapat diperintahkan tidak mendengar, lidah tidak dapat merasakan, hidung dibuat tersumbat, tengorokan diperintahkan tak bisa menelan apapun.
- Bagi penerima donor berbentuk apapun baik darah atau ginjal, jantung, mata, kulit dan lain sebagainya jika Tuhan tidak memerintahkan mereka untuk dapat menyatu dengan senyawa-senyawa manusia yang didonorkan maka mereka tidak akan berfungsi dan hidup. Jadi bukan dokter atau paramedis yang berhasil melakukan atau menyembuhkan si sakit tetapi Kuasa Tuhan yang bekerja untuk menyembuhkan dan menyatukan senyawa-senyawa tersebut.
- Menghilangkan daya ingatnya maka akan menjadi manusia yang tidak waras/gila.
- Diperintahkan-Nya raga manusia untuk mempermalukan dirinya sendiri tanpa disadari oleh manusia tersebut dengan menceritakan aibnya atau dengan melakukan tindakan-tindakan asusila atau menceritakan aib orang lain yang sebenarnya akan membuat dirinya celaka.
Apa yang terjadi dengan manusia melihat contoh-contoh tersebut diatas? apakah masih mau ingkar dan tidak mau berterima kasih kepada Tuhan yang sudah memberikan segalanya kepada manusia.
Terjadinya suatu penyakit adalah karena ulah manusia sendiri yang tidak menyayangi tubuhnya sehingga karena kasih-Nya Tuhan memberikan peringatan kepada manusia dengan memerintahkan kepada sebagian senyawa zat-Nya agar tidak bekerja dengan normal lalu manusia menjadi sakit. Untuk kesembuhan dari manusia juga Tuhan yang menentukan waktunya jadi bukan dokter atau paranormal atau ahli herbal atau obat-obatan atau apapun tetapi Tuhanlah Yang Menyembuhkan manusia dari sakitnya.
Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang meski begitu banyak manusia yang disayangi-Nya melakukan kelalaian juga senang melakukan perbuatan-perbuatan dosa dengan melanggar atas apa yang dilarang-Nya tidak mematuhi apa yang diperintahkan-Nya tetapi karena Tuhan Maha Pengampun bagi manusia yang selalu ingat kepada-Nya dan memohon agar diampuni atas segala dosa dan kelalaiannya maka manusia tersebut akan diampuni oleh-Nya.
Meski manusia tersebut penjahat, perompak, pembunuh, pezina, pemabok, pecandu barang haram atau yang bersekutu dengan iblis sekalipun, mereka tetap diijinkan menikmati kenikmatan-kenikmatan dunia dengan mendapat rejeki sesuai keinginannya. Mereka telah memilih jalan hidupnya dan membekali diri untuk kehidupan akheratnya dengan caranya meskipun tuntunan dan bimbingan diberikan agar mereka tersadar dan kembali kepada Tuhan dengan selamat.
Manusia-manusia yang sudah tertutup hatinya sangat suka menghujat dan menghina Tuhan dengan mengatakan Tuhan begini dan begitu, mereka sudah merasa dirinya yang paling tahu dan hebat, Tuhan disepelekan dan direndahkan atau bahkan disejajarkan dengan makhluk ciptaan-Nya.
Tuhan tetap mengasihi mereka-mereka yang menghujat dan menghina-Nya dengan selalu memberi mereka rejeki untuk bekal hidupnya dan dapat merasakan segala kenikmatan dunia dengan diberi kebebasan menghirup udara dimanapun mereka dalam keadaan tidur maupun ketika terjaga dapat menikmati air sebagai pemenuh kebutuhannya.
Lisan digunakan untuk menghujat karena hati mereka tidak mempercayai Tuhan tetapi udara ciptaan Tuhan mereka hirup, air pun mereka minum, tumbuhan dan hewanpun di santapnya juga.
Jika ada manusia yang tidak mengakui Tuhan sebagai yang mencukupinya dengan suka menghujat dan menghina-Nya atau lebih meyakini Iblis sebagai Tuhannya seharusnya mereka tidak menggunakan atau menyantap apa yang disediakan Tuhan untuk umat-Nya yang mengabdi dan percaya kepada Tuhan.
Manusia ingin kebutuhannya tercukupi tetapi tidak mau mengakui Tuhan Yang mencukupinya mereka menggunakan akal pikiran dalam memahami Tuhan.
Segera sadari bahwa iblis tidak dapat membawamu kedalam kemuliaan Tuhan, tetapi egomu yang ada kini adalah hasil bujuk rayu iblis yang menyesatkan dan menyengsarakanmu di akherat kelak, iblis terbahak-bahak karena sukses membawa manusia kedalam jurang siksa neraka yang amat pedih.
Tidak ada kata terlambat selagi ruh masih menyatu dalam tubuh segerakan untuk mengakhiri persekutuan dengan iblis jangan mau diperbudak olehnya jangan kena tipu daya karena bisikannya memuat janji-janji indah yang sesunguhnya akan membuatmu celaka.
Kembalilah kepada Tuhan Yang Maha Esa yang menjadikan kamu hidup sempurna dengan mempunyai kepandaian dan talenta yang baik, gunakanlah talenta tersebut agar kamu menjadi manusia yang berguna dan manfaat bagi sesama atas ijin dan ridho dari Tuhan.
Hadapilah hari demi hari dengan suka cita dengan menjadi manusia yang berserah diri kepada Tuhan dan ikhlas menerima apapun pemberian dari Tuhan.
Anak-anakku yang terkasih…….
Tuhan adalah Penguasa dari segala Penguasa, Maha Diantara Yang Termaha tidak ada Tuhan lain yang patut disembah selain Tuhan Yang Tunggal yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Ketika manusia diciptakan Tuhan mempunyai keinginan yaitu :
- Tuhan ingin diakui oleh manusia tentang Keesaan-Nya, Kebesaran-Nya, Keagungan-Nya, Kekuatan-Nya, Kekayaan-Nya dan Kasih Sayang-Nya.
- Tuhan ingin manusia selalu mengingat dan memuji-Nya dengan sepenuh hati tanpa berharap imbalan.
- Tuhan ingin dicintai oleh manusia.
- Tuhan ingin manusia meminta hanya kepada-Nya.
- Tuhan ingin manusia meminta keselamatan dari-Nya.
- Tuhan ingin manusia mengakui-Nya sebagai pemenuh kebutuhannya.
- Tuhan ingin manusia patuh akan perintah-Nya.
- Tuhan ingin manusia kembali kehadapan-Nya dengan selamat.
- Tuhan ingin di nomorsatukan oleh manusia dalam segala hal.
- Tuhan ingin manusia tidak menduakan-Nya.
Tuhan sangat mengasihi manusia meskipun manusia sering lalai dan melupakan-Nya, Tuhan juga akan mengampuni bagi manusia yang memohon untuk diampuni atas segala dosa dan kelalaiannya.
“ TUHAN AKAN MENGAMPUNI DOSA MANUSIA YANG MEMINTA KEPADANYA TETAPI SETELAH MANUSIA TERSEBUT MEMAAFKAN DAN MENGAMPUNI KESALAHAN-KESALAHAN SESAMANYA TERUTAMA DARI MANUSIA YANG TELAH MENYAKITI DIRINYA, JADILAH MANUSIA PEMAAF DENGAN TULUS IKHLAS SELALU MEMAAFKAN KESALAHAN SESAMANYA ”
Mengapa manusia lebih keras hatinya dengan tidak mau memaafkan kesalahan dari sesamanya dengan memendam amarah dan benci sampai tidak bertegur sapa atau sampai terjadi perkelahian dan membunuh. Akan sia-sia permohonan ampun yang kamu minta kepada Tuhan jika di hatimu masih menyimpan dendam amarah kepada makhluk ciptaan Tuhan yang mulia karena Tuhan tidak akan mengampuni manusia yang saling memendam amarah kebencian yang amat sangat.
Bagi mereka yang wafat dalam keadaan marah masih menyimpan iri dengki, dendam di hatinya kepada sesamanya, maka siksa api neraka yang amat pedih sebagai tempat bernaungnya.
Jika manusia ingin diampuni atas segala dosa-dosanya tentunya harus bersungguh-sungguh berupaya dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lalu lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dengan selalu mengingat dan memuji-Nya. Patuh menjalankan apa yang diperintah dan membenci apa yang dilarang-Nya barulah kamu menjadi manusia yang dicintai dan mencintai Tuhan.
Tuhan tidak mempersulit umat-Nya untuk mengenal dan mencintai-Nya tetapi manusia sendiri yang membuat dirinya sulit untuk mengenal dan mencintai Tuhan.
Tidak ada yang sulit jika ada kemauan dalam mengenal Tuhan, jika ingin mengenal lebih dekat tanggalkan jati dirimu, abaikan ego nafsu dunia, jangan gunakan akal pikiran tetapi gunakanlah HATI yang terdalam untuk menyelami rahasia-rahasia kebesaran Tuhan.
Jika manusia sudah merasakan nikmatnya menyatu dengan Tuhan maka kenikmatan-kenikmatan di dunia ini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan nikmatnya dapat berdekatan dengan Tuhan di alam keabadian kelak.
Sedikit manusia yang mematikan dirinya dengan mengabaikan kenikmatan dunia mereka lebih senang hidup menderita tetapi dapat mencintai Tuhan. Hidup apa adanya dengan banyak mensyukuri dan berterima kasih akan nikmat Tuhan yang telah membuatnya hidup mereka tidak mengeluh dan menuntut apapun dari Tuhan sepanjang perjalanan hidupnya diisi dengan melakukan banyak kebajikan untuk sesama tanpa berharap imbalan karena yang mereka lakukan adalah karena Tuhan dan untuk Tuhan.
Mereka dapat mematikan keinginan duniawi tetapi mereka menghidupkan hatinya dengan mempunyai keinginan yang kuat yaitu ingin dapat bertatap muka dengan Tuhan. Mereka memilih mengasingkan dirinya agar terhindar dari perbuatan dosa dan maksiat dari manusia sekitarnya.
Bagi manusia yang menempuh jalan ini mereka justru dijauhi dan dimusuhi oleh lingkungannya karena dinilai tidak wajar dan menyesatkan tetapi tahukah kamu bahwa manusia yang sedikit itulah yang akan selamat kembali ke sisi Tuhan karena mereka hidup bukan untuk manusia tetapi mereka hidup untuk Tuhan.
Mereka dapat menyatukan dirinya dengan Tuhan, mengikuti apa kehendak Tuhan, berjalan lurus kedepan tanpa menoleh lagi kebelakang dengan tujuan ingin berjumpa dengan Tuhan.
Sedikit manusia yang menginginkan untuk dapat bertatap muka dan berjalan disisi Tuhan di Arsy, kebanyakan manusia mengharapkan ditempatkan di surga, sesungguhnya kenikmatan teragung dan ternikmat adalah menjadi manusia yang dapat bercengkrama dengan Tuhan di Arsy.
Arsy adalah tempat tertinggi yang menjadi singgasananya Tuhan Maha Diantara Yang Termaha yang menciptakan surga dan neraka.
Keindahan dan kenikmatan di Arsy jauh lebih indah dari kenikmatan dan keindahan surga maka seharusnya manusia bukan mencari surga tetapi carilah Tuhan Yang Menciptakan Surga.
Jika manusia sudah dapat mencintai dan dicintai oleh Tuhan maka Arsy adalah tempat tinggal keabadiannya sehingga dapat bercengkrama dengan Tuhan Maha Diantara Yang Termaha ditempat-Nya yang Agung bertakhtakan kemuliaan dan kebesaran-Nya.
Manusia di beri hak untuk memilih dan memutuskan jalan hidupnya, Tuhan selalu membuka pintu-Nya bagi mereka yang mengetuknya. Tuhan juga selalu siap memberikan pertolongan bagi manusia yang meminta bantuan-Nya dan Tuhan akan bersuka cita jika ada umatnya yang menyerahkan raga, jiwa dan ruhnya untuk Tuhan agar dapat dijadikan sebagai tangan-tangan-Nya menyelamatkan manusia di muka bumi.
Filed under: Artikel - artikel Ditandai: | Agama, Ahlussunnah, aqidah, cinta, DAKWAH, iman, inspirasi, Islam, kasih, nurani, Puisi, remaja islam, Renungan, Sufi, syair
mudah” an ARSY merupakan tempat buat qt semua,,,,amin